Keluarga

Ajarkan Sejak Dini: Berpuasa Seru untuk Anak

...

al-Ibar.net-Bulan Ramadan merupakan bulan yang sangat dinanti-nanti oleh orang dewasa yang beriman, tentunya. Di dalamnya pahala dilipatgandakan, pintu ampunan terbuka lebar, dan banyak keutamaan lainnya. Namun, kadang kala anak-anak kecil belum bisa merasakan kebahagiaan yang sama. Bisa jadi mereka menyukai suasana Ramadan karena hal-hal lain, seperti keseruan saat jelang berbuka, banyak hari libur, bermain kembang api setelah Tarawih, dan semacamnya. Nah, bagi anak-anak yang belum dapat merasakan nikmatnya beribadah, khususnya puasa, perlu tips dan trik khusus. Berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan orang tua:

 

Pertama, tanamkan dari sisi teologis tentang besarnya pahala puasa, juga indahnya berpuasa. Bahwasanya dengan berpuasa, anak akan merasakan kebahagiaan yang luar biasa, yaitu ketika berbuka. Untuk memotivasi mereka, Anda bisa mengutip beberapa hadis yang berisi keutamaan puasa, misalnya hadis berikut:

لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُ بِهِمَا فَرْحَةٌ عِنْدَ إفْطَارِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ

“Bagi orang yang berpuasa itu dua kebahagiaan, ia berbahagia ketika berbuka dan berbahagia ketika bertemu dengan Tuhannya.”

 

Kedua, kenalkan istilah-istilah dan pengetahuan dasar yang berkaitan dengan puasa, seperti: niat, imsak, waktu mulai menahan diri, nafsu makan dan minum, waktu berbuka, hal-hal yang membatalkan, hal-hal yang makruh, dan sebagainya. Misalnya, “Adek, ayo jangan hirup aroma makanan terus-menerus. Bisa makruh, lo … Allah enggak suka.” Jangan sampai salah memberi ancaman, misalnya sedikit-sedikit anak diancam batal puasanya. Akibatnya banyak yang salah persepsi, mereka kira menangis atau marah bisa membatalkan puasa, karena seringnya mendapat ancaman demikian.

 

Ketiga, buatlah suasana yang menyenangkan saat buka dan sahur. Anak-anak memiliki mood yang masih belum stabil. Bisa jadi di malam hari mereka mempunyai tekad kuat untuk bangun sahur, tetapi ketika dibangunkan pada waktunya, kalah dengan rasa kantuk. Untuk itu, ciptakan suasana yang menyenangkan, terutama saat sahur. Ajak seluruh anggota keluarga untuk berkumpul, bolehlah sambil menyalakan televisi atau menyetel acara favorit anak-anak. Demikian juga di siang hari, di saat mereka mulai merasa lapar dan haus, ajak untuk merencanakan berbuka, dengan menyediakan menu favorit mereka, suasana bagaimana yang diinginkan, dan sebagainya. Dulu para sahabat Nabi di Madinah biasa membuatkan mainan untuk anak-anak mereka agar lupa akan haus dan lapar saat puasa. Kita juga bisa meneladani mereka dengan cara kita.

 

Keempat, lakukan secara bertahap. Anak-anak terkadang belum kuat untuk berpuasa penuh, apalagi jika usianya masih di bawah sepuluh tahun. Ajak mereka berpuasa secara bertahap. Misalnya, dari puasa setengah hari dulu atau berbuka saat azan Zuhur. Izinkan mereka untuk makan dan minum secukupnya selama beberapa menit, kemudian ajak mereka untuk melanjutkan puasanya hingga azan Magrib. Keesokan harinya, beri motivasi agar mereka kuat berpuasa lebih lama, misalnya hingga pukul satu siang, dan begitu seterusnya hingga Maghrib tiba. Hal ini bisa dilakukan secara bertahap.

 

Kelima, berikan apresiasi ketika anak berhasil menjalankan puasanya. Bentuk apresiasi tidak selalu berupa materi, meskipun tidak ada salahnya jika sesekali memberikan suatu hadiah atas puasanya. Beri pujian, semangat, pendampingan setiap saat. Hal itu akan membuat anak merasa sangat dihargai. Ketika itu semua disandingkan dengan puasa yang dilakukannya, maka akan tergambar dalam benak anak, bahwa puasa itu seru dan menyenangkan.

Fera Andriani Djakfar

Lahir di Kediri pada era 80-an, Ibu 5 anak, penulis, dosen STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan, Kepala Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA) Al-Mukhlishin, Pembina Majelis Ta’lim Utrujah, Pembina komunitas Pecinta Literasi.

Kontributor

al-ibar.net dikelola oleh para penulis dan kreator yang butuh dukungan dari sahabat-sahabat. Yuk bantu al-ibar.net agar istikamah melahirkan karya yang mengedukasi dan berkualitas. Atas partisipasinya, kami ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya.

Transfer donasi ke:

Bank Jatim
No Rek: 1282095285
A.n Yayasan Harakah Annajah Surabaya

Konfirmasi ke alibardotnet@gmail.com